Showing posts with label Kabar Wisata. Show all posts
Showing posts with label Kabar Wisata. Show all posts

Monday, 15 April 2019

Kapal pesiar yang singgah di Sabang. (Dok. Istimewa)

Kota Sabang masih tetap menjadi pilihan destinasi kapal wisata berukuran besar sejak beberapa tahun terakhir ini.
Hal ini terbukti semakin seringnya dan semakin meningkatnya angka kunjungan kapal-kapal wisata seperti cruise dan yacht ke daerah setempat.
Dijadikannya Sabang destinasi bagi kapal-kapal wisata, menjadi dasar yang kuat untuk menuntut Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Sabang (BPKS) untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan pelabuhanan, dalam upaya menciptakan kesan nyaman-aman dan nyaman bagi para turis yang berkunjung ke kota sabang via jalur laut.
“BPKS akan terus berupaya meningkatkan pelayanan dan menciptakan rasa aman, nyaman selama singgah di Kota Sabang ini,” ujar Plt Kepala BPKS, Razuardi dalam siaran pers BPKS, Minggu (14/4) usai menyambut kunjungan Kapal Pesiar MS Europa yang tiba di kota Sabang pagi tadi.
Razuardi kembali menyampaikan, Kota Sabang memiliki potensi wisata yang dapat di andalkan dan memiliki nilai jaul yang tinggi ke pasar dunia.
Karenanya, dengan semakin meningkatnya kunjungan cruise dan Yacht ke Kota Sabang ini, tentunya berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah setempat.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Komersial dan Investasi, Agus Salim menambahkan, pihaknya kedepan juga akan menargetkan setiap bulan bisa dikunjungi minimal satu kapal. Dan bila hal ini tercapai tentunya akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sedangkan dari sisi fasilitas, BPKS akan terus berbenah, dimana ada kekurangan akan dibenahi. Begitu juga dengan koordinasi pihak-pihak terkait seperti Pemerintah Kota Sabang, Pemerintah Provinsi, Travel Agent, Tour Guide serta pihak-pihak pelaku pariwisata di Kota Sabang ini, sehingga kedepan benar-benar layak sebagai destinasi Cruise Dunia.
“Saat ini cukup memadai untuk menghandle cruise-cruise besar, dimana Dermaga milik BPKS memiliki panjang lebih dari 400 meter dan memiliki laut yang dalam. Namun yang terpenting, pelabuhan kita telah memiliki sertfikat ISPS-Code tentang keamanan pelabuhan,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Kapal Pesiar MS. Europa baru pertama sekali singgah di Kota Sabang. Kapal ini memiliki panjang 198 meter dan memiliki bobot 28.890 Gross Register Tonnage (GRT).
Kapal ini dinahkodai oleh Capt. Hartmann Olaf Otto, mengangkut 626 orang yang terdiri dari 347 Penumpang dan 297 Kru kapal. Sebelumnya kapal ini berlayar dari Ko Adang Thailand, dan akan melanjutkan pelayaran ke Srilangka.
Pada sesi penyambutan, BPKS juga ikut melibatkan unsur Forkompimda, Kadis Pariwisata Provinsi, Pemko Sabang,  Travel Agen, Tour Guide, Organda, Permosa (Asosiasi Kendaraan Rental-red) dan para pedagang yang ikut terlibat dalam Bazar yang dipersembahkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Aceh.[] Sumber: Kanalaceh.com
(Dok. Istimewa)
Kapal Pesiar Europa Cruise berbendera Bahamas, bersandar di pelabuhan CT 3 Sabang, Minggu (14/4).
Kapal yang dinakhodai oleh Kaptain Hartmann Olaf Otto ini membawa 332 penumpang dan 260 anak buah kapal. Kedatangan kapal pesiar ini, disambut oleh Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) serta Kepala Dinas Pariwisata Aceh dan Pejabat lainnya.
Plt Kepala BPKS, Razuardi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan segala alat transportasi, bagi wisatawan yang ingin mengunjungi berbagai destinasi di Sabang.
Pihaknya juga menyiapkan counter dest information, menggelar bazar wisata cruise. Kegiatan kunjungan turis ke beberapa destinati dan objek para turis langsung menggunakan jasa organda taxi, becak.
“Kami juga menyiapkan beberapa petugas tour Guide yang sudah kami siapkan di pelabuhan untuk memfasilitasi komunikasi pelyanan jasa tranportasi,” ujarnya.
BPKS dan Pemerintah Kota Sabang terus melakukan promosi, potensi wisata bahari kepada wisatawan mancanegara guna meningkatkan perekonomian masyarakat.
Para penumpang kapal pesiar yang turun dari kapal menyempat diri berkunjung ke berbagai objek wisata laut pantai Iboih dan Sumur Tiga yang menghadap ke Samudera Hindia dan Selat Malaka dan wisata heritage, seperti Benteng-Benteng Jepang. Selanjutnya kapal ini pada Pukul 18:00 WIB akan kembali melanjutkan perjalanannya menuju Colombo.
Sejak Januari hingga April 2019, sebanyak lima kapal pesiar sudah bersandar di Sabang, Aceh. Kapal itu adalah MS Seabourn Soujourn, MS Seven Saes Mariner, MS Silver Discoverer, MS Albatros dan MS. Europa. “MS Europa selanjutnya akan melanjutkan mengarungi Samudera Hindia dan Selat Malaka sampai ke tujuan di Colombo, Sri Lanka,” kata Razuardi.
Setelah MS Europa, menurut Razuardi sesuai konfirmasi kepala Manajemen Unit Pelabuhan, akan ada kapal pesiar lain yang sudah mengkonfirmasi bakal sandar di Sabang hingga akhir 2019 nanti.
Kapal pesiar itu antara lain, MS Azamara Quest, MS Seabourn Encore, MS Boudicca, Marella Discovery, dan MS Seabourn Ovation.
BPKS mencatat, kunjungan kapal pasiar dari mancanegara ke Sabang akan terus bertambah seiring semakin gencarnya promosi yang dilakukan oleh BPKS, Dinas Pariwisata Aceh, Dinas Pariwisata Sabang serta Kementerian Pariwisata serta pihak swasta khususnya yang bergerak di bidang travel.

Monday, 24 September 2018

Peserta Spesial Camping 100 Tenda Nikmati Pesona Lut Tawar

Dok. Disbudpar Aceh

Takengon - Spesial Camping 100 Tenda yang berlokasi di Desa Ujung Nunang, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (22/9/2018), memang spesial, selain jumlah peserta yang melebihi target, pesona view Danau Lut Tawar atau yang lebih dikenal dengan sebutan Danau Laut Tawar memiliki cerita tersendiri.

Even ini merupakan rangkaian dari Gayo Alas Festival Mountain Internasional 2018 (Gamifest) yang digelar di Aceh Tengah sejak 14 September lalu. Dan akan menyambangi 3 kabupaten lagi di dataran tinggi Gayo, seperti Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara yang akan berakhir pada 24 November akan datang (info bisa dicek di kalender Gamifest 2018 yang ada di Web Disbudpar Aceh www.budpar.acehprov.go.id).

 "Kita tidak menduga kalau antusiasnya peserta yang ingin ikut Camping 100 Tenda. Dari 100 tenda yang kami sediakan, kini sudah 120 tenda. Mereka mendaftar melalui media sosial, ada yang dari Padang, Jakarta, Medan, Siantar, Langsa, Lhokseumawe, Subulussalam, Banda Aceh, hingga Kuala Lumpur-Malaysia," papar Kasie Pengembangan Segmen Pasar Disbudpar Aceh, Nurlaila Hamjah, S.Sos, MM di Takengon, Minggu pagi (22/9/2018).

Lanjutnya, lokasi tenda dipisah antara lelaki, perempuan, keluarga, dan Genpi (Generasi Pesona Indonesia). Selain itu juga di lokasi kegiatan yang dikelilingi Danau Laut Tawar disediakan dua unit Ambulance Coffeshop, toilet, tempat whuduk, dan Musalah. Para peserta juga kata Lela diminta, selain untuk menjaga kenyamanan, juga menjaga kebersihan dengan disediakannya plastik-plastik sampah. 

"Pagi ini peserta diajak berolahraga bersama dan kemudian melakukan penanaman pohon di Ujung Nunang," kata Lela.

Wisatawan dalam negeri ada juga beberapa wisatawan dari negara tetangga yaitu Malaysia.

Selain camping, peserta juga dapat dikenalkan dan menikmati menikmati musik tradisional, kesenian khas masyarakat Gayo Didong, dan juga tari Saman dari Gayo Lues, Aceh, yang sudah terkenal sampai ke mancanegara. Bukan hanya itu panitia juga menyiapkan beragam kegiatan lain, seperti teatrikal dan game-game menarik lainnya.

"Pak Kadisbudpar Aceh, Amiruddin, juga ikut mengikuti dan memantau semalam,  beberbagai rangkaian budaya dan kesenian, juga live musik digelar. Alhamdulillah peserta sangat tertib dan mengikuti aturan yang telah disepakati, mengikuti syariat Islam. Juga peserta keluarga kita lihat juga bisa menikmati even ini bersama anak-anak mereka, apalagi saat melepaskan lampion dan membakar api unggun," ujar Lela Lagi,

Ketua panitia camping 100 tenda, Ridwansyah menambahkan, acara ini sangat diminati oleh para peserta. Kali ini para peserta yang rela membawa tenda sendiri, agar bisa mengikuti Camping 100 Tenda. 

"Mereka para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan Camping 100 Tenda ini, para peserta yang hadir bukan hanya muda mudi melainkan peserta yang membawa keluarga, selain itu para peserta yang ikut camping 100 tenda ini juga ada yang datang dari negara tetangga kita yaitu Malaysia, mereka disini (Gayo) sudah lima hari di Takengon dan melihat beragam objek wisata dan budaya masyarakat Gayo," kata ketua panitia Ridwan, Minggu malam (23/9/2018).

Dia menambahkan, dalam kegiatan ini Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh dan daerah sangat mendukung penuh acara tersebut, lantaran Camping 100 terus digemari para peserta, dan dia berharap kedepannya melalui pemerintah daerah dan provinsi terus mendukung kegiatan positif ini.

"Saya pribadi pemerintah terus mendukung dan menentukan tanggal acara ini untuk kegiatan tahunan bahkan kalau bisa 6 bulan sekali diadakan," demikian ujarnya.

Kegiatan ini dibuka oleh Plt Kadisbudpar Aceh, Drs. Amiruddin M.Si dan juga dihadiri Kadisparpora Aceh Tengah, Khairuddi  Yose, Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani, M. Bus. Dalam pidato singkatnya, Amiruddin meminta kepada peserta Spesial Camping 100 Tenda agar ikut mempromosi dan eksplor ragam keindahan objek wisata di Aceh Tengah melalui media sosial.[] Rilis
Rangkaian Gamifest 2018

55 Club Ikut Lomba Dayung Perahu Tradisional

Dok. Disbudpar Aceh

Takengon - Sebanyak 55 club dari Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah mengikuti Lomba Dayung Perahu Tradisional di Krueng Peusangan, Kampung Boom, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (22/9/2018). 

Kegiatan ini merupakan rangkaian Gayo Alas Mountain International Festival (Gamifest) yang sudah dimulai sejak 14 September dan berakhir pada 24 November mendatang yang tersebar di 4 kabupaten, yaitu Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara (informasi lengkap bisa dilihat di Web Disbudpar Aceh www.disbudpar.acehprov.go.id).

Ketua Panitia Pelaksana Jaesan dalam sambutannya mengatakan, lomba yang terbagi dua kategori umum (18 tahun ke atas) dan Kategori Pelajar (14-17 tahun) memperebutkan hadiah dengan total Rp12 juta. Sedangkan panjang garis star hingga finis dengan sekali putaran sepanjang 500 meter. Kegiatan ini sendiri berlangsung hari ini dan Minggu besok (23/9/2018).

"Setiap rest akan dilepas empat club dengan perahu yang telah disediakan panitia dan juga tim SAR dari TNI maupun masyarakat ikut mengawasi keselamatan peserta yang juga kita wajibkan mengenakan baju pelampung," jelasnya.

Reje Kampung Boom, Azhar Tamat, sebagai tuan rumah lokasi kegiatan dalam pidato singkatnya mengucapkan terimakasih karena Disbudpar Aceh telah mempercayakan kampungnya sebagai tuan rumah pada rangkaian Gamifest 2018 Lomba Dayung Perahu Tradisional.

"Saya berharap, masyarakat kami terus dibina dan diberi wawasan tentang sadar wisata. Karena membangun satu kampung wisata tidak mudah tanpa dukungan warganya," ujar Azhar Tamat.
Dok. Disbudpar

Sementara itu, Plt Kadisbupar Aceh. Drs. Amiruddin M.Si yang diwakili Kepala Bidang Pemasaran, Rahmadhani, M.Bus, saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, Gamifest  2018 melibatkan masyarakat lokal mempersiapkan segala kegiatan. Dan dia juga meminta masyarakat setempat untuk terus mendukung setiap kegiatan Gamifest, yang baru pertama kali diadakan ini.

"Gamifest 2018 dari, oleh, dan untuk rakyat. Ini salah satu cara kita membantu masyarakat sadar wisata. Kegiatan Gamifest ini dapat terlaksana salah satunya di Aceh Tengah, setelah mendapat dukungan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Aceh. Tujuannya, kita ingin dengan adanya Gamifest, wisatawan yang berkunjung ke dataran tinggi Gayo meningkat," kata Rahmadhani.

Pada star pertama Lomba Dayung Perahu Tradisional dilepas startnya oleh Plt Kadisbupar Aceh. Drs. Amiruddin M.Si yang didampingi Kepala Bidang Pemasaran, Rahmadhani, M. Bus, Pengembangan Segmen Pasar, Nurlaila Hamjah, S.Sos, MM, dan mewakili unsur Muspida Aceh Tengah, Pasie Ops Kodim 0106/Ateng, Usep Haeruddin.

Selain lomba perahu tradisional, pada akhir pekan ini juga terdapat sejumlah acara Gamifest lainnya di Aceh Tengah seperti Jetski exhibition, Spesial Camping 100 Tenda, Gathering Pesona Indonesia serta Babak Semifinal dan Final Pacuan Kuda Tradisional Gayo.[] Rilis

Agenda Gamifest 2018: Eksibisi Jet Ski Sangat Diminati Wisatawan

Dok. Disbudpar Aceh
Takengon - Eksibisi jet ski sangat digemari wisatawan lokal maupun pun luar daerah, lantaran baru kali ini olahraga air tersebut dilaksanakan di Danau Lut Tawar atau yang lebih dikenal dengan sebutan Danau Laut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.  Selain itu warga yang menonton pun diperkenankan untuk mencoba olahraga jet ski ini gratis dengan yang didampingi ahlinya. Terlihat Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus SKM, dan  Kadisparpora, Khairuddin Yose, ikut mencobanya.

Eksibisi jet ski merupakan rangkaian agenda kegiatan Gayo Alas Mountain Internasional Festival 2018 (Gamifest), yang meliputi 4 Kabupaten dataran tinggi Gayo, yakni Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara yang akan berlangsung hingga 24 November 2018 akan datang, dengan berbagai rangkaian agenda wisata lainnya (lebih lanjut bisa dilihat di Web Disbudpar Aceh).

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Drs. Amiruddin M.Si didampingi Kepala Bidang Pemasaran, Rahmadhani, M. Bus dan Kasi Analisa dan Pengembangan Segmen Pasar, Nurlaila Hamjah, S.Sos, MM, mengatakan, Danau Laut Tawar memiliki keindahan yang luar biasa yang bisa dikembangkan dengan sarana water sport seperti jet ski hari ini.  

"Semua tergantung masyarakatnya. Kami dalam hal ini pemerintah hanya sifatnya memfasilitasi dan sekaligus mendorong, agar industri pariwisata geliatnya dapat dihidupkan di Aceh Tengah ini. Karena pariwisata sekarang ini sangat menjanjikan, bisa menjadi  pendapatan asli daerah (PAD) yang selama ini bergantung dengan hasil perkebunan kopi, serta dapat meningkatkan perekonomian berbasis kerakyatan," ujarnya.

Ella Fitriani wisatawan yang berkunjung untuk melihat olahraga jet ski ini mengatakan, dirinya sangat terhibur dengan adanya kegiatan ini, lantaran baru kali ini jet ski dimainkan di danau.

"Saya dan anak saya sangat terhibur dengan kegiatan eksibisi jet ski ini, lantaran baru melihat olahraga air ini dimainkan di tepi danau lut tawar," ujarnya.

Dia berharap, Pemerintah Aceh Tengah khususnya agar bisa mengadakan alat jet ski ini di danau lot tawar, guna untuk menarik para wisatawan lokal dan luar daerah, khususnya wisatawan mancanegara.

"Semoga dengan adanya kegiatan Gamifest ini dan beragam kegiatan yang diadakan bisa lebih banyak lagi menarik hati wisatawan untuk berkunjung ke Dataran Tinggi Gayo, dan berharap kepada pemerintah daerah agar bisa memasukan anggaran untuk membeli jet ski untuk dijadikan olahraga air di sini," harap Ella kepada media ini.

Disisi lain ketua sekretariat panitia Gamifest 2018 Zulpan Diara Gayo menambahkan, pihaknya kedepannya dengan adanya aktraksi jet ski ini akan berupaya untuk mengadakan alat olahraga air ini dan akan dibahas lebih lanjut setelah kegiatan ini selesai.

"Kita juga akan berupaya mengadakan alat jet ski untuk olahraga air yang akan di tempatkan di danau lot tawar ini, agar daya tarik wisatawan di Gayo bisa terus bertambah," tandas Zulpan Diara Gayo.[] Rilis

Sunday, 2 September 2018

Para Peselancar Dunia Dipeusijuk Sebelum Turun Laut 

Para Peselancar Dunia Dipeusijuk Sebelum Turun Laut. (Doc. Istimewa)
Simeuelue - Para peselancar dunia dilakukan Peusijuk (tepung tawar) sebelum mereka turun ke laut untuk melakukan surfing. Peusijuk umumnya dilakukan masyarakat Aceh sebagai bentuk syukur terhadap keselamatan dan kesuksesan setiap yang ingin di raihnya. 

Prosesi tepung tawar terhadap para peselancar yang berasal dari 14 negera di dunia oleh Wakil Bupati Simeulue, Afridawati dan Azizah Nur perwakilan dari Disbudpar Aceh. Selain peusijuek, juga disuguhkan berbagai tarian tradisional Simeuelue, seperti tarian pemulia jamee, debus dan nanadong yang diiringi biola dan gendang. 

“Kami sangat senang berselancar di pantai-pantai di Simeulue. Ombaknya bagus dan pantainya alami. Kami senang bermain di lokasi yang alami,” kata Ketua Word Surf Surf (WSL), Steave Robenson ketika memberi sambutan pada pembukaan Aceh Internasional Surfing Championship (AISC) ke IV di Pantai Matanurung, Sabtu (1/9).

Steave juga mengaku senang karena setiap tahun ada AISC digelar di Kabupaten Simeulue. Ia berharap agar even serupa bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya.

"Kami mengagumi lokasi surfing di wilayah pantai Kabupaten Simeulue. kami datang ke sini untuk berselancar, kami ingin cepat cepat bisa turun ke laut," sebutnya. 

Wakil Bupati Simeulue, Afridawati mengaku Pemerintah Simeulue akan terus meningkatkan angka kunjungan wisatawan manca negara. dengan melakukan gebrakan - gebrakan lain dalam yang bisa mengundang daya minat wisatwan untuk ke Simeulue.

"Kami akan terus meningkatkan kunjungan wisatwan manca negara. Ke depan selain surfing juga akan ada kunjungan kapal layar "yacht" dengan cara menyuguhkan wisata laut yang tradisional, semoga Pemerintah Aceh dan Kementrian Pariwisata akan terus mendukung dari banyak sisi," harap Afridawati. 

Sementara perwakilan Disbudpar Aceh, Azizah Nur juga menambahkan, pihaknya dari provinsi akan selalu menyupport setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Disbudpar Simeulue untuk tujuan promosi wisata di kabuten itu. 

“Untuk tujuan promosi wisata, kita dari provinsi akan terus mendukung kegiatan wisata yang digelar di Simeulue ini, begitu juga untuk kabupaten/kota lainnya di Aceh,” ujar Azizah.[] Rilis

Kemenpar RI: Simeulue Aceh Dongkrak Kunjugan Wisatawan Indonesia

Salah seorang Aceh International Surfing Championship (AISC) - Simeulue Pro 2018  di Pantai Matanurung, Simeulue. (Doc. Istimewa)
Simeulue - Asisten Deputi Bidang Wisata Alam dan Buatan Kementerian Pariwisata RI, Drs. Alexander Reyaan MM mengatakan, Simeulue, Aceh salah satu kabupaten di Indonesia yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. 

Hal itu tidak terlepas dari panorama alam dan wisata bahari yang dimiliki dan juga menjadi salah satu objek wisata Surfing dari sepuluh pantai di indonesia. Dengan sokongan kunjungan wisatawan di Simeulue, kini kunjungan wisatawan mancanegar di Indonesia sudah di angka 15 juta atau 2 juta lagi sudah mencapai 17 juta bahkan lebih. 

“Pantai di Simeulue salah satu pantai di Indonesia yang mampu mengundang wisatawan manca negara,' kata Alexander pada opening Aceh International Surfing Championship (AISC) - Simeulue Pro 2018  di Pantai Matanurung, Simeulue, Sabtu (1/9).

Kata Alexander, Wisata di Simeulue harus terus dipromosikan. Lokasi wisata di Simeulue tinggal pemanfaatannya saja. Aceh International Surfing Championship - Simeulue Pro 2018 digelar secara resmi World Surf League (WSL) dan Asian Surfing Championship (ASC) menjadi sebuah bukti nyata bahwa Laut Simeulue memiliki standar internasional dalam surfing. 

“Simeulue masuk dalam 10 lokasi surfing di Indonesia yang ditetapkan pemerintah karena hampir seluruh pantainya bisa dijadikan tempat berselancar. Dengan adanya even- even seperti AISC ini alam Simeulue akan terus dikenal oleh dunia. dan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan akan terus ramai ke Simeulue,” akunya.

Dikatakan, dalam mempromosi wisata bahari membutuhkan tiga unsur penting yakni, aksesibilitas (akses lokasi mudah dijangkau), amenitas (pelayanan) dan atraksi (daya jual). Namun diakuinya untuk atrkasi Simeulue sudah cukup bagus.
Salah seorang Aceh International Surfing Championship (AISC) - Simeulue Pro 2018  di Pantai Matanurung, Simeulue. (Doc. Istimewa)
Oleh karena itu, dirinya akan menyampaikan semua kendala-kendala untuk promosi Kabupaten Simeulue kepada pimpinannya dalam hal ini Menteri Pariwisata.

Kementerian Pariwisata, tambahnya, melihat Kabupaten Simeulue sama dengan daerah lainnya. Tidak ada membeda-bedakan dalam hal promosi wisata baharinya.
Sementara Kadisbudpar Simeulue, Abdul Karim, mengaku, selama ini setiap ada even surfing di pulau penghasil lobster tersebut baru dapat digelar di dua lokasi yaitu, Pantai Moudil atau Nancala, Kecamatan Teupah Barat dan Pantai Indah Manurung, Kecamatan Teupah Tengah. 

Begitupun, di dua lokasi tersebut jaringan internetnya juga masih belum stabil atau belum sempurna dapat diakses dengan baik.“Kondisi jaringan internet masih perlu ditingkatkan, agar promosi lokasi indah lainnya untuk surfing bisa maksimal,” Aku Abdul Karim.

Diakuinya sejak digelarnya AISC di Simeulue dari tahun 2013-2017 (AISC 1-III) kunjungan wisatawan mancanegara terus bertambah dari tahun ke tahun. Setelah AISC IV tahun 2018 ini, kunjungan wisata di Simeulue tentu akan lebih meningkat lagi.

Begitu juga dari segi peserta yang ikut dalam even AISC. Pesertanya terus bertambah, untuk AISC –WLS Simeulue Pro 2018 ini berjumlah 58 perserta dari 14 negara atau jauh lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. “Ini membuktikan surfing di Simeulue semakin dikenal,” ujarnya.[] Rilis

Monday, 13 August 2018

Destinasi Wisata Bahari Juga Dipamerkan di PKA VII

Doc. Istimewa
Banda Aceh - Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII bukan hanya menampilkan ragam budaya dari seluruh pelosok Aceh. Namun, informasi daerah yang memiliki wisata bahari juga ikut dipamerkan.

Keindahan wisata bahari yang ada di Aceh memang tak perlu diragukan lagi. Setiap daerah pesisir Aceh memiliki keindahan tersendiri dengan destinasi wisatanya. Seperti di Sabang, Pulau Banyak Aceh Singkil, Pulau Simeuleu, Aceh Selatan dan lainnya.

Salah satu yang paling ramai dikunjungi ialah anjungan Sabang. Di situ terdapat informasi wisata yang lengkap dengan miniaturnya. Contohnya, miniatur kapal tua bersejarah yang dulu sempat singgah di Sabang.
Doc. Istimewa
Kemudian, beragam ikan hias yang hidup di karang laut Iboh. Juga dipamerkan dalam akuarium kecil dan bersama biota laut lainnya. Tak hanya itu, informasi destinasi wisata di pulau Weh itu, juga disajikan dalam brosur lengkap dengan penjelasan dan rute perjalanannya.

Sedangkan di Anjungan Simeulue, pihak panitia setempat juga memasang beberapa brosur tentang lokasi wisatanya. Seperti Pantai Busung, Pantai Ganting, Pulau Minceu dan lokasi surfing yang bertaraf Internasional.

Daerah yang dijuluki sebagai daerah penghasil lobster ini, tak ketinggalan memajang sekitar 8 ekor lobster yang sudah diawetkan di samping pintu masuk.

"Ini bagian dari identitas Simeuleu, bahwa di Pulau Simeulue lobster itu melimpah," kata Wirda salah seorang penjaga anjungan Kabupaten Simeulue.
Doc. Istimewa
Selanjutnya, di dalam anjungan Kabupaten Aceh Selatan juga menonjolkan berbagai informasi wisata bahari di daerah tersebut. Banyak informasi destinasi wisata yang bisa dijadikan referensi, seperti informasi mengenai Pulau Dua, Batu Berlayar, Pulau Seurudung, Putri Termenung, Gelombang Tujuh dan pantai yang eksotik di daerah tersebut.

Semua informasi tentang destinasi itu ada di Anjungan Kabupaten Aceh Selatan.

Terakhir, Anjungan Kabupaten Aceh Singkil juga tak ingin ketinggalan untuk mengenalkan destinasi wisatanya ke pengunjung PKA 7. Salah satunya destinasi di Kepulauan Banyak.

Informasi terkait aktifitas yang bisa dilakukan di pulau ini juga bisa di dapatkan di Anjungan Aceh  Singkil. Mulai informasi snorkeling, Surfing hingga menikmati pulau-pulau eksotis di daerah itu.

Kegiatan PKA 7 akan berlangsung hingga 15 Agustus mendatang. Jadi, selain mengenal budaya pengunjung juga dijajakan beragam informasi tentang destinasi wisata bahari unggulan di seluruh daerah di Aceh.[] Rilis

Parade Perahu Hias Warnai Sungai Krueng Aceh

Doc. Istimewa
Banda Aceh - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Aceh bekerjasama dengan Kodam Iskandar Muda menggelar lomba perahu hias di bantaran sungai Krueng Aceh, Banda Aceh, Senin (13/08). Lomba itu dalam rangka memeriahkan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII.

Ada 22 peserta yang ikut meramaikan lomba perahu hias tersebut. Berbagai model, dekorasi dan bentuk turut ditampilkan masing-masing peserta, mulai dari menambahkan ornamen gajah, naga hingga burung.

Festival ini juga mendapat antusias dari pengunjung. Mulai pukul 09:00 WIB, ribuan masyarakat sudah menanti perahu hias di pinggir sungai Krueng Aceh.

Sekretaris Disbudpar Aceh, Rasidah menyebutkan, festival Krueng Aceh sebagai bentuk dukungan Pemerintah Aceh dalam menarik wisatawan untuk berkunjung ke Aceh. Kata dia, perhelatan budaya ini selalu ditunggu oleh masyarakat Aceh. Dan bisa menjadi event tahunan di Kota Banda Aceh.

"Salah satunya di Krueng Aceh, ada parade perahu hias. Ini juga bagian dari menyemarakkan PKA ke VII di Banda Aceh," kata Rasidah dalam sambutannya.
Doc. Istimewa
Pihaknya mengharapkan, festival perahu hias ini bisa membangkitkan gairah pelaku wisata di Aceh. Dengan mengenalkan sejarah panjang Krueng Aceh kepada wisatawan.

Bukan hanya itu, pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam parade itu, dengan cara mengikuti serangkaian kegiatan yang diadakan di bantaran sungai Krueng Aceh. Pengunjung juga bisa mengikuti lomba foto perahu hias.

"Kami sangat berharap bisa meriah dan menjadi kenangan tersendiri bagi pengunjung, juga bisa memenangi beberapa doorprize dalam event ini," ujarnya.

Festival Krueng Aceh akan berlangsung hingga besok Selasa (14/08/2018), perahu hias dengan dekorasi terbaik akan mendapatkan uang sebesar Rp 10 juta rupiah, yang akan diumumkan langsung setelah kegiatan parade perahu hias selesai.

"Yang terpenting tetap berkompetisi secara fair dan tetap mengutamakan keselamatan," ujarnya.
Doc. Istimewa
Selain perahu hias, ada sejumlah kegiatan lain yang digelar di antaranya atraksi wisata, panggung apreasi budaya, lomba memasak,lomba mewarnai, atraksi air, sajian 1000 cangkir kopi gratis dan bersih-bersih sungai. Event ini berlangsung dua hari dari pagi sampai sore.[] Rilis

Friday, 8 December 2017

Kemenpar Bakal Pamerkan Spot-spot Diving Indonesia di DRT Hong Kong

Logo Pesona Indonesia 6 (Doc. Istimewa)
Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama 8 (delapan) operator diving dan Garuda Indonesia mengikuti kegiatan Diving Resort Travel (DRT) Hong Kong, 15-17 Desember 2017. DRT Hong Kong merupakan event yang bersifat Business to Consumer dimana lebih fokus pada wisata minat khusus wisata bahari.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Profesor I Gde Pitana mengatakan, di kegiatan ini, akan ada sekitar 150 peserta dengan target pengunjung sekitar 150.000 pengunjung setiap harinya.
"Selama pameran berlangsung diadakan seminar, lomba foto, pertunjukkan kesenian dan juga berbagai properti wisata bahari. Wisatawan minat khusus diving ini juga sangat banyak di Hong Kong," ujar Pitana didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsensius Jemadu, Jumat (8/12).
Ikon kapal phinisi masih akan menjadi andalan Kemenpar untuk disain paviliun Indonesia nanti untuk menarik para pengunjung pameran. Sedangkan untuk pertunjukan kesenian, yang ditampilkan adalah tarian berasal dari Pulau Dewata Bali.
"Beberapa kegiatan akan dilakukan di paviliun Indonesia, seperti product knowledge tentang spot-spot diving baru di Indonesia. Dan pertunjukan seni tari Bali sengaja disajikan sekaligus untuk mempromosikan Bali masih aman untuk dikunjungi," kata Pitan yang diamini Vinsensius.
Pitana menjelaskan, Indonesia adalah Negara kepulauan yang memiliki keindahan bahari di dunia dengan lautan yang luasnya 70% dari total keseluruhan luas negaranya. Perairan Nusantara menyimpan kekayaan terumbu karang terbaik di Dunia.
"Kekayaan biologi serta kejernihan airnya, membuat kawasan Taman Laut Indonesia menjadi populer hingga ke mancanegara dan juga dikenal sebagai tempat wisata," kata pria berkaca mata ini.
Indonesia juga memiliki garis pantai terpanjang di dunia dengan luas total area trumbu karang sekitar 51.000 km2. Data menunjukkan bahwa jumlah trumbu karang yang ada di lautan Indonesia  menyumbang 18% luas total trumbu karang dunia.
"Potensi maritim tersebut, menjadikan kekuatan untuk lebih mengembangkan wisata bahari, diantaranya adalah wisata selam atau diving," terang Pitana.
Indonesia memiliki lebih dari 55 destinasi diving dan lebih dari 1.500 dive spots yang tersebar dari Pulau Weh di Aceh hingga Cendrawasih Bay di Papua dan jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan seluruh negara di dunia.
"Dunia mengakui Indonesia memiliki beberapa diving spot terbaik dunia, antara lain Raja Ampat, Pulau Komodo, Derawan, Togean, Wakatobi, Gili Air, dan Bunaken, yang merupakan surga bagi para penyelam. Karena di Indonesia, mereka selalu bisa menyelam di musim apapun sepanjang tahun," pungkas Pitana.
Vinsensius menambahkan, DRT Hong Kong merupakan rangkaian kegiatan yang telah tersebar di wilayah Asia dan diorganizer oleh perusahaan Hong Kong. DRT sudah teruji di dunia pameran karena juga sukses menggelar DRT Shanghai, DRT Beijing, DRT Philipina, DRT Taiwan dan DRT Hong Kong.
"Untuk kegiatan di Hong Kong ini, kami sangat bersyukur karena di pameran yang sangat fokus pada minat khusus terutama wisata bahari ini mendapatkan dukungan partisipasi dari industri pariwisata Indonesia. Semoga hasilnya akan maksimal dan berdampak baik,” ujar pria yang akrab disapa VJ ini.
Kata VJ, peserta negara yang berpartsipasi pada event ini adalah, Australia, Philipina, Egypt, Amerika, Syscelles, Maldives, Jerman, Korea Selatan, Singapore, Thailand, Jepang, Malaysia, Kawasan Eropa, China, India, dan Hong Kong.
”Kami sudah menyewa lahan dengan 6 booth dan luas 54 m2, akan didesain dengan fokus bernuansa Wonderful Indonesia (Kapal Phinisi) dilengkapi dengan image yang mewakili destinasi bahari unggulan tanah air,” kata VJ.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyebut, upaya mempromosikan wisata bahari Indonesia di pasar underwater itu cukup tepat. Mengingat kini diving menjadi tren baru dalam wisata bahari.
Wisata bahari sendiri dibagi dalam tiga zone, yakni coastal zone atau bentang pantai, lalu under water zone atau bawah laut dan sea zone atau antarpulau yang biasa menggunakan yacht.
"Bukan hanya pasar Hong Kong, tapi juga China, Malaysia, Taiwan, dan Korea juga sudah mulai heboh dengan pasar underwater," kata Arief Yahya.
Menpar Arief Yahya melanjutkan, setidaknya ada 10 destinasimarine tourism tourism Indonesia yang menjadi andalan untuk dipromosikan. Terutama untuk underwater world, yakni Bali, Lombok (NTB), Labuan Bajo (NTT), Alor (NTT), Derawan (Kaltim), Bunaken (Sulawesi Utara), Togean (Sulawesi Tengah), Wakatobi (Sulawesi Selatan), Ambon (Maluku), dan Raja Ampat (Papua Barat).[] portalsatu.com

Thursday, 7 December 2017

Menpar Ajak Marketeer of the Year 2017 Ikut Bangun Pariwisata

Kawah Putih Pesona Indonesia (@Doc. pikiran-rakyat.com)
Jakarta - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengistilahkan Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai kabinet marketing. Karena itu segala potensi yang ada di tanah air selalu dipromosikan atau dimarketingkan dengan baik.
Salah satunya adalah pariwisata yang telah ditetapkan sebagai salah satu leading sector perekonomian nasional.
Hal tersebut diucapkan Menpar saat mengumumkan penerima penghargaan “Marketeer of the Year 2017” di ajang The Markplus Conference ke-12, Kamis, 7 Desember 2017 siang, di The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta. Menpar pun mengajak para peraih penghargaan turut membangun pariwisata Indonesia. 
”Kabinet marketing,” ucap Arief Yahya yang didapuk sebagai Ketua Tim Dewan Juri Marketeer of The Year (MOTY) 2017 untuk ke-4 kalinya ini.
Hal tersebut bukannya tanpa alasan.Menpar menjelaskan, saat ini ada dua orang menteri di Kabinet Kerja yang dianugerahi Marketeer of the Year.
Yakni Menteri ESDM Ignasius Jonan yang dinobatkan sebagai Marketerr of the Year tahun 2014 serta Arief Yahya sendiri yang didapuk penghargaan serupa pada tahun 2013.
“Mereka memenangkan Marketeer of the Year karena jabatan sebagai CEO di korporasi sebelum masuk Kabinet,” kata Menpar.
Tidak hanya itu, Presiden Joko Widodo pun dikatakannya juga dinobatkan menjadi Indonesia Marketing Champion. Yakni ketika Jokowi menjabat sebagai wali kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta.
“Ini menandakan bahwa Kabinet Kerja ini diisi oleh orang-orang yang ahli di bidang marketing. Karena itu kita patut berbangga hati karena menjadi bagian dari orang-orang yang bekerja dibidang marketing,” ujar Menpar
Ia pun memberi contoh sektor pariwisata yang begitu dipromosikan dengan baik. Tidak hanya oleh Kementerian yang dipimpinnya, tapi juga seluruh pihak dalam balutan semangat "Indonesia Incorporated". 
Soal pariwisata, hingga saat ini potensinya sendiri terus dikembangkan. Pariwisata Indonesia terus dipromosikan ke berbagai penjuru dunia. Destinasi-destinasi prioritas, atau yang juga disebut sebagai “10 Bali Baru” terus dikebut pengerjaanya.
Yang perkembangannya paling besar adalah Danau Toba. Destinasi prioritas ini terus dikembangkan dan ditata dengan baik. Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas dikerjakan secara bersama dengan semangat “Indonesia Incorporated”.
Pencapaian target jumlah kunjungan 15 juta wisman di tahun 2017 pun terus menunjukkan tren yang positif.
Naik Signifikan
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga periode September 2017 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 10.458.299. Jumlah ini naik secara signifikan sebesar 25,05 persen dibandingkan dengan capaian tahun lalu.
Sedangkan untuk periode September naik 20,47 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu.
Kenaikan tersebut tentunya sangat positif. Dibanding ASEAN yang pertumbuhannya hanya 6,5 persen dan dunia yang pertumbuhannya hanya 5 persen, angka 26 persen kedatangan wisman ke Indonesia tentunya cukup untuk membuat optimisme itu terjaga.
Menpar pun berharap para penerima penghargaan di ajang ini, termasuk Marketeer of the Year 2017, dapat bersama-sama memajukan Indonesia dengan segala potensi yang ada di dalamnya. Termasuk pariwisata. 
Penghargaan “Marketeer of the Year 2017” sendiri diberikan kepada CEO Telkomsel Ririek Adriansyah.
“Perusahaan yang dipimpin oleh Marketing of the Year 2017 ini berhasil membukukan pertumbuhan triple-double-digit. Pendapatan perusahaannya tumbuh sebesar 11,9 persen, dengan laba kotor sebesar 14,0 persen dan laba bersih sebesar 15,6 persen secara Year-on-Year (YoY),” ujarnya.[] Sumber: pikiran-rakyat.com

Festival Danau Toba 2017

Acara Pariwisata Tahunan yang Paling Besar dan Meriah di Sumatera Utara

Festival Danau Toba, 6-9 Desember 2017. (Doc. pesonawisata.com)
Simalungun - Danau Toba yang megah di Sumatera Utara akan melanjutkan perayaannya dengan mengadakan Festival Danau Toba yang menarik pada tanggal 6 sampai 9 Desember 2017. Tahun ini, festival tahunan ini akan berpusat di Bakkara, Kabupaten Humbang Hasudutan (Humbahas), Provinsi Sumatera Utara.
Festival Danau Toba akan mencakup kegiatan komprehensif dari musik, seni dan kerajinan, kompetisi olahraga tradisional, seminar pariwisata, hingga pameran. Diantara beragam kegiatan festival tersebut adalah: Parade Gerobak Terhias bertema 'Ulos', Tarian Kolosal Puak, Lomba Lari, Lomba Renang Rakyat,Geopark Kawah Danau Toba, Lomba Perahu Naga Solu, Tari Mocak dan Tor tor Tumba, Geopark Ucok Butet, Pawai Keindahan Toba, dan banyak lagi. Festival ini juga akan menampilkan pertunjukan seni dari kabupaten-kabupaten sekitar Danau Toba termasuk dari Sibolga, Batubara, Dairi, Karo, Samosir, Toba Samosir, Padang Lawas, dan Tapanuli Utara.
Terbentuk melalui ledakan gunung berapi  pada zaman purba, danau besar ini dikenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan dan tradisi yang kaya. Daerah ini dianggap sebagai tempat kelahiran orang Batak - kelompok etnis asli Sumatera Utara.
Danau Toba adalah salah satu keajaiban alam yang paling menarik di dunia. Mencakup lebih dari 1.145 kilometer persegi dengan kedalaman 450 meter, Danau Toba diakui sebagai danau terbesar di Asia Tenggara dan salah satu danau terdalam di dunia. Para ilmuwan telah menyimpulkan bahwa Danau Toba yang merupakan danau kawah, sebenarnya terbentuk melalui satu mega ledakan di bumi pada zaman purba. Banyak ilmuwan percaya bahwa peristiwa vulkanik super tersebut membuat planet ini jatuh dalam musim dingin vulkanik selama 6 sampai 10 tahun.
Saat ini, wisatawan bisa mencapai Danau Toba dari bandara Silangit, memotong waktu tempuh menjadi hanya 1,5 jam dibandingkan dengan perjalanan darat selama 5 jam dari Medan, ibu kota Sumatera Utara. Garuda Indonesia, Lion Air dan Sriwijaya Air memiliki penerbangan reguler ke Silangit dari Jakarta serta penerbangan harian dari bandara Kuala Namu Medan.
Tersedia banyak hotel di sekitar Danau dan di pulau Samosir.

Pastikan untuk memilih Danau Toba sebagai tujuan Anda selanjutnya![] Sumber: pedomanwisata.com

Tuesday, 5 December 2017

Menjaga Masa Depan Pariwisata Bali, Gubernur Himbau 3 Hal Ini

Gunung Agung (Doc. Tempo.co)
Bali - Langkah cepat dan simpatik terus  diambil pemerintah dalam menyikapi peningkatan aktifitas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali. Gubernur Bali Made Mangku Pastika langsung mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh pihak terkait industri pariwisata di Bali.

Hal ini dilakukan dalam upaya menjaga stabilitas industri pariwisata yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Bali. Ini juga untuk menjaga nama Bali agar semakin simpatik di mata dunia. 

Dalam surat yang ditujukan pada para pengusaha sarana akomodasi pariwisata di Bali itu, Gubernur meminta tiga hal. 

Pertama, Gubernur meminta para pengusaha untuk dapat menyampaikan informasi terkini mengenai perkembangan situasi dan operasional Bandara Ngurah Rai. Informasi yang disampaikan pun harus tepat dan bersumber dari pihak-pihak berwenang. 

Selanjutnya Gubernur meminta para pengusaha sarana akomodasi pariwisata untuk memberikan pembebasan biaya akomodasi untuk satu malam pada saat ditutupnya bandara. 

Seperti diketahui, saat berita ini dibuat, penutupan Bandar Udara Ngurah Rai kembali ditutup pada Selasa (28/11) pukul 07.00 WITA hingga Rabu (29/11) pukul 07.00 WITA. Hal tersebut pun membuat 443 penerbangan terdampak dengan jumlah estimasi penumpang mencapai 59.539. 

Selanjutnya poin ketiga, para pengusaha sarana akomodasi di Bali juga diminta memberikan harga terendah (best available rate) sesuai dengan kebijakan hotel masing-masing. Hal ini ditujukan bagi wisatawan yang ingin memperpanjang masa menginapnya. 

Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, Erupsi Gunung Agung dan penutupan bandara secara khusus berdampak secara psikologis bagi wisatawan, terutama yang berada di Bali, sehingga dapat menimbulkan kepanikan bagi mereka. 

"Dalam rangka menjaga citra kepariwisataan Bali yang merupakan tugas dan kewajiban kita, maka dibutuhkan kebersamaan semua pihak untuk meyakinkan para wisatawan bahwa mereka akan nyaman selama berada di Bali," ujar Pastika dalam keterangan resminya. 

Dia pun berharap imbauan ini dapat ditindak lanjuti dengan baik oleh para penguasaha, termasuk asosiasi dan komunitas yang ada di Bali. 

Arahan serupa sebelumnya juga sudah disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Bahkan industri dan asosiasi pun langsung meresponsnya dengan baik, saat berdiskusi jauh sebelum erupsi ini terjadi. 

GIPI Bali misalnya, bersama Pemkab Badung, mereka begitu agresif dalam melayani wisman. Mereka menyisir seluruh wisatawan yang “terpaksa menginap” di Bandara Ngurah Rai Bali. Mereka disiapkan akomodasi gratis, bahkan sampai dua hari, sampai bandara buka. 

“Kami ingin memberikan service yang terbaik buat wisman yang sudah ke Bali. Ini untuk masa depan Bali, menjaga komitmen Bali sebagai destinasi wisata terbaik dunia,” kata Gus Agung Ketua GIPI Bali. 

Bahkan provinsi tetangga, Nusa Tenggara Barat juga sudah membuka diri. Kadispar NTB Lalu Faozal mengatakan, suasana di Lombok aman dan siap menerima wisatawan. Dalam hal ini wisatawan yang kena cancellation di Bali, bisa terbang via Lombok. 

“Kami sudah rapat, Senin 27 November 2017, Industri perhotelan di Lombok siap dengan skema yang diminta Pak Menpar Arief Yahya, yang terkena dampak cancellation mendapatkan free akomodasi sehari, selebihnya 50 persen discount,” kata Lalu Faozal. 

Lombok juga menyiapkan transportasi dari hotel, bandara, dan pelabuhan juga dengan gratis. Bahkan Dispar Lombok bersama industri akan membawa wisatawan itu melihat dan menikmati beberapa destinasi yang sudah disiapkan di Lombok, agar tidak  bosan menunggu flights.

Menpar Arief Yahya pun tidak ada henti-hentinya menyuarakan kepada para industri terkait untuk dapat memberikan layanan terbaik. Ketika semua pihak dapat bekerja sama dengan baik, atas nama Indonesia, maka semuanya tentu akan lebih mudah. Wisatawan justru akan mendapat pengalaman yang lebih berkesan. 
“Sekali lagi, ini force majeur, permudah semua kebutuhan wisatawan. Layani yang terbaik, di saat mereka sangat membutuhkan. Itulah cara membangun loyalty customers,” jelas Arief Yahya.

Menpar meminta para wisatawan baik nusantara maupun mancanegara bersabar. Kejadian alam, seperti erupsi gunung itu secara teknis memang tidak mudah diprediksi. 

“Ikuti terus info dan perkembangan Bali dan Gunung Agung. Kami meluncurkan dark site di indonesia.travel, website Kemenpar. Yang ingin up date info terkait dengan aktivitas terbaru Gunung Agung silakan. Yang ingin mengeksplorasi info destinasi wisata Indonesia lain, juga silakan,” kata Menpar Arief Yahya.[] Sumber: Kemenpar

Translate

Artikel Terbaru

Artikel Populer